Pemkab PPU Dinilai  Belum Serius Kelola Potensi Wisata

by -252 Views

PENAJAM– Anggota Komisi III DPRD Penajam Paser Utara (PPU), Zaenal Arifin menilai pemerintah daerah belum serius mengelola potensi wisata di Benuo Taka. Sampai saat ini, belum ada potensi wisata yang dikelola secara profesional yang memberikan kontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Padahal, daerah ini memiliki sejumlah potensi wisata baik hutan mangrove maupun wisata bahari yang dapat dikelola untuk kesejahteraan masyarakat dan peningkatan PAD. Salah satunya Pantai Corong, Pantai Tanjung jumlai, Pantai Nipah-Nipah, ekowisata hutan mangrove di Kampung Baru, wisata goa di Kecamatan Waru dan lainnya.

“Daerah ini memiliki potensi wisata bahari dan ekowisata hutan mangrove yang memadai, tapi belum dimanfaatkan secara maksimal untuk peningkatan PAD dan kesejahteraan masyarakat setempat,” kata Zaenal Arifin, Sabtu (25/11/2023).

Ketua PAN PPU ini mendorong Pemkab PPU untuk menyiapkan perencanaan pembangunan wisata di Benuo Taka. Sebab, daerah ini memiliki potensi wisata yang cukup banyak untuk dikembangkan.

“Pemerintah daerah harus menyiapkan master plan atau perencanaan pembangunan pariwisata dari sekarang,” ujarnya.

Zaenal Arifin menerangkan, perencanaan pembangunan wisata perlu dilakukan untuk menyambut pemindahan ibu kota negara dari DKI Jakarta ke wilayah Kecamatan Sepaku, PPU dan sebagian wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Penyiapan perencanaan pembangunan wisata agar pengelolaan potensi wisata lebih terarah demi peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar dan PAD.

“Dengan adanya Ibu Kota Nusantara di Kecamatan Sepaku, maka pembangunan tempat wisata harus dilakukan dari sekarang. Karena masa depan pariwisata cukup cerah seiring dengan adanya Ibu Kota Nusantara,” tuturnya. (Adv)

Leave a Reply

No More Posts Available.

No more pages to load.