Distan PPU Diminta Inventarisasi Kebutuhan Pertanian

by -49 Views

PENAJAM– Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) diminta untuk menginventarisasi kebutuhan dan masalah pertanian ketika musim kemarau.

Sejumlah petani di Benuo Taka telah memanfaatkan teknologi mesin pompa untuk mengatasi pengairan tanaman padi di saat musim kemarau. Tetapi, penggunaan mesin pompa membutuhkan biaya operasional bahan bakar minyak (BBM). Hal tersebut menjadi salah satu keluhan petani lantaran harus merogoh kocek lebih dalam agar tanaman padi tidak mengalami gagal panen.

“Sistem pengairan lahan pertanian di PPU masih tadah hujan. Kalau masuk musim kemarau tentu operasional yang dikeluarkan petani lebih besar dari kondisi normal. Karena mereka menggunakan mesin pompa untuk mengairi lahan pertanian. Mengenai masalah yang dihadapi petani ini harusnya diinventarisir oleh Dinas Pertanian,” kata Ketua DPRD PPU, Syahrudin M Noor, Jumat (24/11/2023).

Politikus Partai Demokrat ini menekankan, inventarisasi permasalahan yang dihadapi oleh petani dinilai penting. Sebab, kondisi yang dialami petani di lapangan bisa dijadikan acuan oleh pemerintah daerah untuk menentukan kebijakan.

“Dinas Pertanian harus lebih peka dengan kondisi yang ada di lapangan untuk mengantisipasi musim kemarau di tahun berikutnya. Jadi, apa saja yang dibutuhkan, diinventarisir,” jelas Syahrudin.

Ia menekankan, keluhan para petani harus menjadi pertimbangan pemerintah daerah dalam menentukan program dan kegiatan yang menyangkut dengan  pertanian di Benuo Taka.

“Kami juga sampaikan ke petani, jika ada keluhan bisa disampaikan langsung ke pemerintah daerah atau DPRD. Keluhan petani itu bisa jadi pertimbangan agar stabilitas pangan tetap terjaga,” tandasnya. (Adv)

Leave a Reply

No More Posts Available.

No more pages to load.