Bupati Pimpin Apel Kebinekaan Cinta Damai di Mapolres PPU

by -179 Views

Yusran Aspar : Semangat Kepahlawanan Adalah Semangat Persatuan

BERITAPENAJAM.Net – Bupati Penajam Paser Utara (PPU) H. Yusran Aspar pimpin Apel besar Kebinekaan cinta damai yang digelar di Mapores PPU. Apel yang diselenggarakan tersebut mengangkat tema, “Melalui hikmah hari pahlawan ke-71 tahun 2016, kita tingkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat guna mewujudkan persatuan dan kesatuan NKRI yang kokoh, Selasa, (15/11) kemarin.

Dalam sambutan tertulisnya Yusran Aspar mengatakan bahwa setiap tanggal 10 November, Bangsa Indonesia memperingati hari pahlawan, sebagai momen reflektif untuk memberi makna atas pengorbanan para pahlawan kusuma bangsa.

Peristiwa tersebut kata dia, memberi pelajaran moral bahwa warisan terbaik para pahlawan bangsa bukanlah politik ketakutan, melainkan politik harapan. Bahwa seberat apapun tantangan yang dihadapi dan keterbatasan yang ada, tidak akan menyurutkan semangat perjuangan.

“Semangat kepahlawanan adalah semangat persatuan, persatuan yang bulat dan mutlak dengan tidak mengecualikan sesuatu golongan dan lapisan. Semangat Kepahlawanan adalah semangat membentuk dan membangun negara, “kata Yusran Aspar.

Lanjutnya, setiap zaman memiliki tantangan tersendiri. Dan oleh karena itu, setiap zaman harus mengembangkan respon kepahlawanan yang sesuai dengan zamannya.

Setelah Indonesia merebut kemerdekaannya, semangat kepahlawanan tidak cukup hanya dengan mempertahankan patriotisme defensif, melainkan dibutuhkan patriotisme yang lebih positif dan progresif. Patriotisme sejati bukan sekadar mempertahankan melainkan juga memperbaiki keadaan negeri. Untuk keluar dari berbagai persoalan bangsa hari ini, patriotisme progresif dituntut menghadirkan kemandirian bangsa tanpa terperosok pada sikap anti-asing.

“Hal ini tentu sesuai dengan tema apel besar pada hari ini. Selain itu juga, untuk mencapai perikehidupan kebangsaan yang merdeka, bersatu berdaulat, adil dan makmur, patriotisme progresif harus mengembangkan ketahanan bangsa untuk bisa mandiri dalam ekonomi, berdaulat dalam bidang politik dan berkepribadian dalam kebudayaan, “ujarnya.

Kata dia, tantangan dan persoalan yang dihadapi saat ini memang berat. Akan tetapi, tidak boleh putus pengharapan. Para pahlawan kusuma bangsa mengajarkan pada semua arti penting perjuangan, ketabahan dan harapan. Bahwa barang siapa yang ingin memiliki mutiara harus kuat menahan nafas, dan berani terjun menyelami samudera yang sedalam-dalamnya.

“Melalui momentum peringatan hari pahlawan 10 November 2016 yang dilaksanakan dengan berbagai kegiatan, kita dapat mengambil makna yang terkandung didalamnya dengan meneladani nilai-nilai luhur yang diwariskan kepada kita semua, seperti taqwa kepada Tuhan YME, pantang menyerah, jujur dan adil, percaya kepada kemampuan sendiri serta kerja keras untuk membangun Indonesia yang sejahtera sebagaimana cita-cita para pahlawan bangsa, “pungkasnya.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kapolres PPU, AKBP Tedy Ristiawan, perwakilan Kodim 0913 PPU, Perwakilan Kajari PPU dan sejumlah perwira tinggi dilingkungan Mapolres PPU. Apel ini juga diikuti oleh ratusan jajaran Kepolisian, TNI, PNS dan sejumlah perwakilan organisasi pemuda dilingkungan pemerintah Kabupaten PPU. (Humas6)

Leave a Reply

No More Posts Available.

No more pages to load.