Berkah Pandemi Covid-19, Limbah Ulin Jadi Cuan

by -35 Views

BERITAPENAJAM – Kondisi Pandemi Covid-19 yang terjadi sejak tahun 2020 lalu ternyata tidak semua dihadapi dengan sikap yang terpuruk.

Justru momen pada saat itu menjadi sebuah peluang bagi salah satu pengrajin di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Pengrajin itu adalah Suradi (49) seorang warga Kelurahan Waru, Kecamatan Waru. Ia setiap hari bergelut dengan bongkahan kayu-kayu yang disulap menjadi sebuah karya yang bernilai tinggi.

Suradi sudah lama mengeluhkan profesi sebagai pengrajin kayu khususnya adalah kayu ulin. Dulunya ia merupakan pengrajin seni rupa.

Namun, pada awal-awal pandemi, ia menceritakan jika produksi seni murni tidak laku di pasaran. Lalu ia memutar otak produk apa saja yang dapat dijual dengan bahan limbah kayu ulin.

Akhirnya ia bersama anaknya mencoba mencari tahu apa saja produk yang diminati oleh masyarakat melalui Marketplace.

“Kami ide pertama browsing di toko-toko online atau Marketplace saat itu dalam keadaan covid-19. Apa sih yang laku pada saya itu. Saya liat ada sutil ini laku sekali pada saat itu. Akhirnya saya produksi dengan tambahan ukuran khas Kalimantan,” ungkapnya.

Setelah mengetahui banyaknya minta masyarakat terhadap produk-produk rumah tangga. Akhirnya ia mulai menjual produk tersebut melalui Marketplace.

“Untuk satu bulan saya bisa produksi mencapai 500 biji,” terangnya.

Sementara untuk pasarannya sendiri, ia mengaku banyak mendapatkan pesanan dari luar daerah.

“Jakarta dan Jawa paling banyak,” tuturnya.

Penulis : dian

Caption : Suradi saat mengikuti pameran di Polres PPU (BERITAPENAJAM/POTO:DIAN)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

No More Posts Available.

No more pages to load.