Awang Faroek Dijadwalkan Tinjau Langsung Pembangunan Jembatan Pulau Balang di PPU

by -255 Views

BERITAPENAJAM.Net –  Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) H. Awang Faroek Ishak dijadwalkan pada senin, (7/11) mendatang akan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Rencananya dalam lawatannya tersebut, Awang Faroek Ishak dan jajarannya akan meninjau langsung progres pembangunan jembatan pulau balang yang menghubungkan PPU-Balikpapan itu.

fotooo

Seperti diketahui, progres pembangunan Jembatan pulau balang yang menghubungkan dua daerah tersebut saat ini terus berjalan.  ‎ Pembangunan jembatan sepanjang 1,27 kilometer itu saat ini pengerjaannya merupakan kelanjutan dari pembangunan jembatan pulau balang I atau bentang pendek dengan panjang 470 meter yang telah selesai dikerjakan. Informasinya progres pembangunan jembatan milik Pemprov Kaltim ini menjadi megaproyek fenomenal di Kaltim yang ditargetkan akan rampung pada 2018 mendatang.

Sehubungan dengan pembangunan ini, pemerintah Kabupaten PPU terus memberikan dukungan penuh pembangunan jembatan tersebut. Dalam beberapa kesempatan, Bupati PPU, H. Yusran Aspar dan jajarannya juga kerap melakukan peninjauan kelokasi ini. Khususnya terkait progres pembangunan akses jalan penghubung menuju jembatan yang dikerjakan oleh UPT PU milik pemkab PPU.

“Pemerintah daerah Kabupaten PPU tentu sangat memberi dukungan penuh kepada provinsi kaltim terhadap pembangunan jembatan pulau balang yang ada di wilayah PPU ini. Semoga pembangunan cepat selesai dan dapat segera dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat, “harap Yusran disela-sela kunjungannya kejembatan tersebut  beberapa waktu lalu.

Dalam rangka pembangunan jembatan, pemerintah Kabupaten PPU bersama jajaran Dinas PU Provinsi Kaltim juga telah melakukan pembahasan terkait jembatan penghubung PPU – Balikpapan ini.

Pada pertemuan tersebut pembahasan dipokuskan pada dua rencana penting menuju  pulau balang. Selain itu juga menghasilkan beberapa kesepakatan terkait akses jalan pendekat pulau balang, pembangunan akses sungai riko dan akses jalan menuju jembatan pulau balang diharapkan tidak melalui pemukiman penduduk.

Dari data yang ada disana, jembatan Pulau Balang segmen satu telah menyedot anggaran APBD Provinsi Rp 425 milliar memiliki 5 tiang pancang. Dimana satu di daratan dan 4 di perairan. Proyek yang didanai APBN Rp 1,33 trilliun dikerjakan 3 kontraktor yakni PT Hutama Karya (HK), PT Adhi Karya dan PT Bangun Cipta Sebagai Kontraktor Kerjasama Operasi (KSO) terus dikebut. (Humas6)

Leave a Reply

No More Posts Available.

No more pages to load.