SPBU di PPU Terapkan Fuel Card, Anggota DPRD Harap Tepat Sasaran

BERITAPENAJAM – Polemik antrean bahan bakar minya (BBM) bersubsidi khususnya solar sebelumnya menjadi permasalahan yang terjadi di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Kalimantan Timur (Kaltim).

Pada bulan Agustus 2022 lalu, ratusan massa menggelar demo di Kantor Pemkab PPU Kalimantan Timur (Kaltim) Kamis (11/8/2022).

Massa terdiri aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia ( PMII) dan puluhan sopir truk yang mendemo akibat kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar subsidi.


Pemerintah Kabupaten PPU melakukan simulasi pengisian menggunakan kartu Fuel Card kepada warga PPU

Dalam demo tersebut mereka mempertanyakan distribusi solar subsidi yang dilakukan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dianggap sangat menyulitkan masyarakat. Sehingga hal itu menyebabkan antrean panjang pembeli BBM solar di PPU.

Untuk mengatasi persoalan-persoalan tersebut, beberapa waktu lalu, pemerintah daerah telah meresmikan penggunaan Fuel Card untuk membatasi pengantre solar di SPBU yang ada di wilayah ini.

Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD PPU Sujiati berharap penerapan Fuel Card atau kartu pengendali pembelian BBM bersubsidi jenis Solar bisa tepat sasaran.

“Harapannya tepat sasaran, khususnya untuk petani, nelayan, yang memang sangat membutuhkan solar bersubsidi,” ujar Sujiati, Jumat (23/9/2022).

Dikatakan Sujiati, dengan menggunakan Fuel Card juga memudahkan masyarakat untuk memperoleh solar bersubsidi. Selain itu dengan adanya fuel card juga diharapkan dapat mengurangi antrian yang panjang di SPBU. (ADV)

Penulis : Dian MS