Selewengkan Dana Desa, Mantan Kepala Desa Jadi Tersangka

BERITAPENAJAM – Kejaksaan Negeri Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim) kembali menahan satu orang tersangka dugaan penyelewengan penggunaan dana desa 2019 di Desa Sebakung Jaya, Kecamatan Babulu kabupaten setempat.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri PPU Mosezs Manulang menerangkan pihaknya kembali menahan satu tersangka lagi dugaan penyelengan penggunaan dana desa 2019 di Desa Sebakung Jaya yakni Mantan Kepala yakni Muharris pada Kamis (22/9/2022)

Sebelumnya, pada Agustus 2022 Kejaksaan Negeri PPU telah menetapkan tersangka Hambali selaku anggota Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) TPK yang melakukan pembelian tanah timbunan fiktif pada proyek pembangunan lapangan sepak bola Desa Sebakung Jaya.

“Kita menahan tersangka atas nama Muharris selaku kepala desa. Ini adalah perkara lanjutan dari bulan Agustus kemarin di mana kita menahan Hambali selaku TPK,” ujar Mosezs, Kamis (22/9/2022).

Mantan Kepala Desa Sebakung Jaya itu akan ditahan untuk 20 hari pertama mulai hari ini 22 September 2022 hingga 11 Oktober 2022. Akan dititipkan di Kepolisian Resor (Polres) PPU demi kemudahan pemeriksaan lebih lanjut.

“Namun nanti ketika penyidikan belum selesai dapat diperpanjang lagi sesuai ketentuan dalam kitab UU hukum acara pidana,” kata dia.

Mosezs menjelaskan atas perbuatan tersangka, kerugian negara mencapai kurang lebih Rp571.380.813.

Sementara pasal yang disangkakan adalah Primer pasal 2 ayat 1 Junto pasal 18 UU RI nomor 31 tahun 99 Junto UU No 20 tahun 2021 tentang perubahan atas UU nomor 131 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Junto pasal 55 ayat 1 ke 1 subsider ayat 3 junto pasal 18 UU nomor 31 tahun 1999 junto UU 20 tahun 2021 Junto pasal 55 ayat 1 ke 1 kitab UU hukum pindana.

“Pasal 2 itu ancaman minimal 4 tahun dan paling lama 20 tahun denda paling sedikit Rp 200 juta dan paling banyak Rp 1 miliar. Kalau pasal 3 paling singkat 1 tahun paling lama 20 tahun dengan denda paling sedikit Rp 50 juta paling banyak Rp1 miliar,” ujarnya.

Penulis : Dian MS