Pramuka Bakti Husada Turun Kejalan Bentuk Keprihatinan Karhutla

BERITAPENAJAM.NET- Menyikapi Kebakaran hutan dan lahan (KARHUTLA) Di Kecamatan Penajam, Kabupaten Penjam Paser Utara (PPU), Pramuka Bakti Husada terun kejalan membagikan masker kepengendara motor dan mobil sabagai aksi peduli kesehatan.

Beberapa hari terahir Kelurahan Petung diselimuti kabut asap yang kurang sehat akibat dampak karhutla. Hal ini dapat memicu terjadinya infeksi saluran pernafasan (ISPA) pada manusia. Sebagai bentuk peduli kesehatan dan lingkungan, beberapa waktu lalu (Minggu, 15/9/2019), Bakti Husada mengelar kegiatan bagi-bagi masker pada pengendara roda dua dan roda empat. Tepatnya di jalan propinsi kilometer 18 Kelurahan Petung. “Kondisi seperti ini cukup berbahaya sih mas, makanya kita lakukan kegiatan ini, dengan dukungan Dinas Kesehatan seperti meyediakan masker untuk kegiatan ini mas,” ucap Julian anggota Pramuka Bakti Husada.

 Dampak kebakaran hutan akan terus terasa dan meyebar meski api nya telah padam. Meski efeknya tampak tidak berbahaya secara kasat mata, namun ada banyak bahaya yang berakibat fatal bagi kesehatan. Peran hutan juga sangat penting bagi kehidupan manusia, pepohonan di hutan menjadi sumber penghasilan oksigen alami yang sangat penting bagi manusia, hal ini yang membuat hutan kalimantan di juluki paru paru dunia. Sangat disayang kan jika paru-paru dunia tersebut dirusak untuk kepentingan diri pribadi.  “Kalo bisa jangan sampai ada kebakaran lagi. Selain merusak hutan juga mencemari udara, kita semua tau lah hutan kan penghasil oksigen,”tutup Julian.(edz)

beritapenajam.net

Tinggalkan Balasan

Next Post

Pengrajin Atap Tradisional Di Desa Api-api

Kam Sep 19 , 2019
BERITAPENAJAM.NET- Menyikapi Kebakaran hutan dan lahan (KARHUTLA) Di Kecamatan Penajam, Kabupaten Penjam Paser Utara (PPU), Pramuka Bakti Husada terun kejalan membagikan masker kepengendara motor dan mobil sabagai aksi peduli kesehatan. Beberapa hari terahir Kelurahan Petung diselimuti kabut asap yang kurang sehat akibat dampak karhutla. Hal ini dapat memicu terjadinya infeksi […]
%d blogger menyukai ini: