Persoalan Abrasi, BPBD PPU Sudah Sampaikan ke BNPB


BERITAPENAJAM.Net,- Kondisi Abrasi yang terjadi di Muara Tunan tepatnya di RT 07 Kelurahan Tanjung Tengah Kecamatan Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) sangat mengkhawatirkan.

Pasalnya, seorang warga sekitar menuturkan sebagian rumah warga disekitar sungai atau muara tunan tersebut terendam ketika air laut pasang (nyorong). Perlu adanya perhatian khusus dari pemerintah daerah untuk menanggulangi abrasi tersebut.

Dalam hal ini Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) PPU Waluyo menanggapi hal tersebut, pihaknya membenarkan bahwa ada sebagian rumah warga yang terendam banjir ketika air laut pasang disekitar muara tunan.

Lebih lanjut Waluyo mengatakan, dirinya juga telah mengajukan usulan kepada pemerintah pusat dalam hal ini Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui proposal sejak dua tahun lalu.

” Tapi yang namanya abrasi pantai yang skala besar kita tetap mengajukannya ke BNPB pusat,” tuturnya Jum’at, (27/11/2020).

Pihaknya juga telah mengetahui hal tersebut, dan langsung menindak lanjuti akibat dari ancaman abrasi tersebut  melihat kondisi volume air yang setiap tahun meningkat didaerah pesisir.


” Baru baru ini juga kami telah mengajukan, proposalnya sudah ada sama Kepala Dinas (Kadis) dibawa ke pusat juga itu, yang jelas kita sudah dtindak lanjuti melalui proposal ke BNPB pusat karena abrasi ini skala besar,” bebernya.

Dirinya juga mengungkapkan, pada saat meninjau langsung beberapa waktu lalu bersama sekretaris Kelurahan Tanjung Tengah melihat ketika air pasang disekitar daerah tersebut memang sudah mengalami abrasi berkepanjangan.

Melihat hal tersebut pihaknya saat ini menyikapi langsung dengan cara mengajukan proposal ke Pusat, yang sebelumnya pada tahun 2018 silam juga telah mengajukan ditempat yang berbeda.

” Ya kami dari BPBD hanya mengajukan dalam bentuk proposal dalam bentuk kontruksinya saat ini belum ada, sebelumnya kami juga mengajukan pada tahun 2018 itu prioritas di desa Api – Api, pada tahun ini BNPB pusat juga telah memberikan bantuan dana hibah untuk tanah longsor di desa telemow,” ucap Waluyo kepada media ini.

Tambahnya, mudahan setelah proyek atau bantuan tersebut telah selesai sekiranya pemerintah pusat juga dapat memperhatikan wilayah mana saja yang di PPU terancam abrasi. (mn)

beritapenajam.net

Leave a Reply

Next Post

5 Raperda Disetujui Menjadi Perda, 1 Raperda Tidak Dilanjutkan

Fri Dec 18 , 2020
BERITAPENAJAM.Net,- Kondisi Abrasi yang terjadi di Muara Tunan tepatnya di RT 07 Kelurahan Tanjung Tengah Kecamatan Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) sangat mengkhawatirkan. Pasalnya, seorang warga sekitar menuturkan sebagian rumah warga disekitar sungai atau muara tunan tersebut terendam ketika air laut pasang (nyorong). Perlu adanya perhatian khusus dari pemerintah […]
%d bloggers like this: