Miss Wolrd Glend Indonesia Kunjungi PPU

BERITAPENAJAM- Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi akhir-akhir ini termasuk di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menimbulkan keperihatinan bagi siapapun. Salah satunya tanpak jajaran Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dalam hal ini Manggala Akmi bersama Miss Wolrd Glend Indonesia 2019 berkunjung ke Kabupaten PPU, Selasa, (16/9) pagi.

Kunjungan ini dilakukan dalam rangka aksi nyata kepada masyarakat tentang pemahaman lingkungan, termasuk dalam rangka pencegahan Karhutla di Kabupaten PPU. Rombongan ini diterima langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) PPU, Tohar di ruang kerjanya, dilanjutkan dengan kegiatan sosialisasi yang digelar di SMPN5 Girimukti PPU.

“Kami ingin melakukan aksi nyata terutama memberikan pengetahuan kepada masyarakat khususnya generasi muda di Kabupaten PPU untuk bersama-sama mencintai lingkungan dan mengajak masyarakat untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan,” kata Kepala Seksi (Kasi) Kampanye Pencegahan Karhutla, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kebakaran Hutan, Egar Mejupan yang memimpin rombongan saat dikonfirmasi.

Dia mengatakan Aksi nyata ini dilakukan selain bertatap muka langsung dengan masyarakat dan pelajar, juga dilakukan melalui media sosial dengan melibatkan folower yang dimiliki oleh Ratih Ayu Syafriza, merupakan Miss Wolrd Glend Indonesia 2019 yang ikut serta dalam kegiatan aksi nyata tersebut di PPU.

“Memang tidak dapat dipungkiri bahwa media sosial saat ini memiliki kekuatan yang maha dasyat, sehingga ini dapat dimanfaatkan untuk penyampaian berbagai informasi ini. Melalui media ini juga nantinya kita mengajak secara langsung masyarakat PPU untuk mencintai lingkungan, hijaukan hutan kita dan birukan langit kita dengan melakukan pencegahan terhadap karhutla dan menjadikan lingkungan yang lebih baik,” bebernya.

Dirinya juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran Pemerintah Kabupaten PPU yang telah aktif dalam melakukan pencegahan dan penangan Karhutla yang terjadi selama musim kemarau ini. Diharapkan juga kesadaran masyarakat dapat ditingkatkan khususnya tentang Karhutla maupun dampak-dampak yang akan ditimbulkan bagi lingkungan.

Sementara itu Sekda PPU, Tohar dalam kesempatan ini mengatakan ucapan terimakasih atas kegiatan Aksi nyata yang dilakukan dalam rangka pemahaman lingkungan, termasuk dalam rangka pencegahan Karhutla yang dilakukan jajaran Kementerian Lingkungan Hidup dan Kebakaran Hutan RI di Kabupaten PPU.

“Atas nama Pemerintah daerah maupun pribadi kami sampaikan trimakasih dan menyambut baik kunjungan serta kegiatan aksi nyata ini di Kabupaten PPU,”kata Tohar.

Dikatakannya berdasarkan evaluasi yang ada pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten, bahwa terjadinya Karhutla di PPU sejauh ini terjadi sebagian besar karena pembukaan lahan dengan cara dibakar kemudian hal lain masih kerap terjadi yaitu prilaku pembakaran sampah yang dilakukan tanpa terkendali mengakibatkan kebakaran.

Dalam upaya pencegahan dan penanganan Karhutla yang terjadi, Pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya pencegahan dengan melibatkan berbagai pihak didalamnya selain BPBD yang memang merupakan fungsi didalamnya, Pemda juga melibatkan unsur lainnya seperti jajaran TNI/Polri, Ormas dan masyarakat dalam pencegahan maupun penanganan itu.

“ Dalam upayah penanganan Karhutla di wilayah PPU, Pemerintah daerah sesungguhnya tidak tinggal diam dan lepas tangan begitu saja. Namun banyak pihak yang telah terlibat didalamnya tanpa kenal waktu bahkan siang maupun malam dengan keterbatasan personil maupun peralatan yang ada,” ungkapnya. (Humas6)

beritapenajam.net

Tinggalkan Balasan

Next Post

Pramuka Bakti Husada Turun Kejalan Bentuk Keprihatinan Karhutla

Sel Sep 17 , 2019
BERITAPENAJAM- Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi akhir-akhir ini termasuk di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menimbulkan keperihatinan bagi siapapun. Salah satunya tanpak jajaran Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dalam hal ini Manggala Akmi bersama Miss Wolrd Glend Indonesia 2019 berkunjung ke Kabupaten PPU, Selasa, (16/9) pagi. Kunjungan ini […]
%d blogger menyukai ini: