Meski Harga Diatas HET, Pembeli Minyak Goreng Curah Tetap Tinggi

BERITAPENAJAM – Antusiasme masyarakat terhadap minyak goreng curah cukup tinggi di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Kalimantan Timur (Kaltim).

Minyak goreng curah mulai masuk ke agen distributor di wilayah ini sejak dua pekan lalu.

Satu-satunya agen yang menjual minyak goreng curah adalah Toko Zahra yang terletak di Jalan Masjid, RT 11 Kelurahan Gunung Seteleng, Kecamatan Penajam.

Pemilik agen yaitu Ardi dan satu rekannya merupakan satu-satunya agen yang menjual minyak goreng curah di wilayah ini.

Pembelinya pun tidak hanya dari Kecamatan Penajam saja, namun juga dari Kecamatan Waru, Babulu dan Sepaku.

Menurut pengakuan Ardi antusiasme masyarakat PPU cukup tinggi. Bahkan bukan hanya pemilik usaha atau UMKM yang membeli namun banyak warga turut membeli minyak goreng curah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Meskipun agen minyak goreng tersebut tidak menjual seduai Harga Eceran Tertinggi (HET) yakni Rp 14.000 per liter. Namun dijual dengan harga Rp 15.500 per litae akibat biaya transportasi yang besar.

“Kami ambil dari Balikpapan, butuh biaya besar, dari kapal ferry kemudian sewa mobil tangki, jadi kami jual Rp 15.500 per liter,” ujar Ardi, Jumat (13/5/2022).

“Sasaran kita adalah pelaku UMKM, setidaknya mereka gak terbebani, karena minyak goreng kemasan kan cukup mahal,” tambahnya.

Pihaknya memasok sebanyak 90 ton minyak goreng curah sejak dua pakan lalu. Kini minyak goreng curah miliknya tersisa 2.000 liter lebih.

Dalam waktu dekat pihaknya mengaku akan memasok minyak goreng curah kembali, karena minat masyarakat terhadap minyak goreng curah cukup tinggi.

“Tambah lagi nanti, kira-kira kalau sisa satu, kami pesan lagi,” tandasnya (yan/bp1)