Kuota Pupuk Subsidi di PPU Tahun 2020 Turun Drastis Menjadi 1000 Ton, Tahun Sebelumnya 2100 Ton

BERITAPENAJAM.Net.- Jatah pupuk bersubsidi untuk petani di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) di tahun 2020 berkurang drastis, kepala Dinas Pertanian Kabupaten  PPU wahyudi menjelaskan pengurangan kouta pupuk bersubsidi mencapai 50 persen, jika dibandingkan dengan kouta yang diperoleh di tahun 2019.

“ Kuota pupuk bersubsidi  itu yang menetapkan pemerintahan pusat, sebagai contoh pada tahun 2019 kuota pupuk bersubsidi jenis urea itu berkisar 2100 ton, tetapi di tahun 2020 kita hanya diberikan 1000 ton berartikan berkurang sekitar 50 persen. ” ungkap kepala dinas pertanian Jum’at, (21/2/2020).

Lanjut, untuk saat ini pupuk di kabupaten PPU tidak mengalami kelangkaan , hanya saja pupuk bersubsidi yang terbatas untuk petani dikarenakan adanya pengurangan kouta dari pemerintah pusat,

“ jadi secara nasional termasuk kita kuota pupuk bersubsidi dikurangi 50 persen. ” ujarnya.

Untuk pupuk non subsidi kabupatan PPU tidak mengalami masalah karena persediaannya melimpah, hanya harganya sangat tinggi dibandingkan pupuk yang tersubsidi oleh pemerintah.

“ kalau harganya ya tiga kali lipat dari harga subsidi,” beber Wahyudi

Saat ini tidak langka non subsidi itu berlimpah sebenarnya dan tersedia cuman harganya yang tiga kali lipat lebih mahal, contoh pupuk urea kalau satu karung pupuk urea non subsidi hampir Rp 500 ribu tetapi ketika subsidi hanya kisaran Rp 90 ribu.

Adapun mekanisme yang dilakukan dalam proses pengajuan yang menurut pihaknya sebagai fasilitator daerah tingkat kabupaten, harus melalui RDKK (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok) pengusulan tersebut dilakukan dengan cara  kelompok tani yang ada di kabupaten mengajukan ke Dinas Pertanian Kabupaten/Kota lalu, Pihaknya akan mengusulkan ke Dinas Pertanian Provinsi, kemudian dari Provinsi Kalimantan Timur mengusulkan pada Kementrian Pertanian (Pusat) dengan melampirkan RDKK.

“Dipusat lalu menetapkan jumlah kuota, secara nasional jumlah kuotanya sekitar 7,9 juta Ton,” tutupnya

Menurut data Dinas Pertanian saat ini jumlah kelompok tani yang terdata di PPU sebanyak 200 kelompok tani.  (edz)

beritapenajam.net

Tinggalkan Balasan

Next Post

Data Disdukcapil PPU, 2.140 Warga Belum Memiliki E-KTP

Jum Feb 21 , 2020
BERITAPENAJAM.Net.- Jatah pupuk bersubsidi untuk petani di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) di tahun 2020 berkurang drastis, kepala Dinas Pertanian Kabupaten  PPU wahyudi menjelaskan pengurangan kouta pupuk bersubsidi mencapai 50 persen, jika dibandingkan dengan kouta yang diperoleh di tahun 2019. “ Kuota pupuk bersubsidi  itu yang menetapkan pemerintahan pusat, […]
%d blogger menyukai ini: