Ini 6 Cara Mengatasi Bersin Karena Alergi

BERITAPENAJAM.Net – Ketika seseorang terkena reaksi alergi misal karena terpapar debu atau serbuk sari bunga, biasanya obat semprot yang mengandung antihistamin dianjurkan untuk meredakan gejala. Namun selain dengan obat, ada juga alternatif lainnya yang bisa dilakukan.

Dikutip dari berbagai sumber, cara-cara ini mungkin dapat dilakukan bagi seseorang yang memiliki alergi dan ingin seminimal mungkin memakai obat:

Terapi imun
Sublingual immunotherapy (SLIT) bekerja dengan cara memaparkan pasien terhadap alergen lewat tetesan kecil air di bawah lidah. Pasien dibiarkan sengaja terpapar dengan tujuan melatih sistem imunnya untuk mentoleransi alergen.

“Pasien bisa perlahan-lahan memperoleh kembali sistem imun yang toleran terhadap alergi serbuk bunga,” kata dr Deborah Gentle, spesialis alergi dari Allegheny Health Network.

Menurut studi yang dipublikasi di Journal of the American Medical Association SLIT dapat mengurangi gejala asma dan alergi musiman pada pasien hingga 40%.

Akupunktur
Akupunktur dikaitkan dengan pengurangan rasa sakit lewat cara praktisi menerapkan jarum-jarum kecil di tubuh pasien. Peneliti dalam studi mengatakan praktik tradisional ini mampu meredakan gejala alergi musiman yang di antaranya termasuk mata gatal dan bersin.

American Academy of Medical Acupuncture mengatakan metode akupunktur adalah terapi komplementer yang baik untuk alergi dan bisa meminimalkan kebutuhan pasien terhadap obat.

Olahraga
Olahraga itu sendiri tidak akan menyembuhkan alergi. Namun aktivitas fisik terutama lari diketahui dapat meredakan beberapa gejala alergi.

Sebuah studi yang dipublikasi di Asian Pacific Journal of Allergy and Immunology pada tahun 2013 menemukan bahwa setelah berlari 30 menit gejala seperti bersin-bersin, meler, dan gatal di hidung bisa berkurang lebih dari 70%. Peneliti yakin efek ini didapat karena olahraga kardio mampu menenangkan protein inflamasi yang ada di salurah hidung.

“Olahraga menstimulasi sistem imun untuk melindungi diri dari alergi,” kata dr Gentle.

Obat herbal dan suplemen
Hati-hati ketika memilih obat herbal dan suplemen karena beberapa produk bisa saja memiliki kandungan yang berbeda dari yang tertulis pada label.

Namun bila memang obat dapat dipertanggungjawabkan maka obat yang mengandung minyak ikan atau tanaman butterbur (kerabat dari tanaman bunga matahari). Studi tahun 2002 di British Medical Journal menemukan butterbur bisa mengurangi gejala demam. Sementara minyak ikan dalam studi di American Review of Respiratory Diseases diketahui punya efek antiinflamasi.

Makan coklat
Jika Anda suka makanan manis dan memiliki alergi, maka mengonsumsi coklat adalah pilihan yang tepat. Alasannya karena kandungan kokoa dalam coklat memiliki properti antialergi.

Studi tahun 2013 di Frontiers of Pharmacology melihat polifenol pada kokoa sebagai senyawa antioksidan yang kuat dan antialergi potensial. Oleh karena itu ketika seseorang mengonsumsi coklat secukupnya (mengonsumsi minimal 70& kokoa) maka reaksi alergi akan berkurang.

Jaga stres
Bagaimana tubuh menghadapi stres dapat berdampak secara signifikan terhadap reaksi alergi yang mungkin terjadi. Hal ini karena stres dapat melemahkan sistem imun dan meningkatkan inflamasi sehingga risiko serangan alergi pun bertambah.

Semua alternatif yang telah disebutkan sebelumnya dapat membantu alergi tapi bisa hilang manfaatnya bila seseorang tak pandai mengelola stress.

Sumber: http://health.detik.com

Random Posts

Leave a Reply