“Green Smart City” Pembangunan IKN Pastikan Tak Rusak Hutan Lindung

Menteri LHK Lakukan Kunjungan Titik Nol IKN di PPU

BERITAPENAJAM.Net,-  Pembangunan dan penataan ruang Ibu Kota Negara (IKN) memastikan bahwa dengan konsep Green Smart City , proyek IKN ini menjamin tidak melakukan kerusakan pada kawasan konservasi hutan lindung serta binatang satwa yang di kawasan tersebut.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya Bakar beserta jajarannya melakukan peninjauan langsung ke lokasi titik nol Kilometer  yang akan menjadi lokasi Ibu Kota Negara (IKN) di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), kemarin, (04/04/2021).

Dalam kunjungannya rombongan menteri  ini  juga didampingi langsung oleh Gubernur Kalimantan Timur ( Kaltim), Isran Noor beserta jajarannya. Sementara itu juga tampak Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Kabupaten PPU, Muliadi turut hadir mendampingi rombongan tersebut.

Kunjungan tersebut juga di dampingi Kapolres PPU,  Dandim 0913/PPU dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab PPU.

Dalam penjelasannya menteri LHK yang disampaikan melalui Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Bappenas, Arifin Rudiyanto bahwa kunjungan kerja tersebut dilakukan dalam rangka pemindahan Ibu Kota Negara di Kabupaten PPU khususnya terkait penghijauan yang akan dibangun di wilayah IKN nantinya.

Lanjut, Arifin menjelaskan pemerintah nantinya memang benar-benar akan membangun Ibu kota yang baru dengan konsep  hijau, kemudian tidak mengganggu satwa-satwa yang ada di seputar hutan dan akan mempertahankan kehijauan yang ada karena cita-cita pemerintah memang akan membangun  IKN yang baru dengan konsep kota hijau atau Grand Smart City.

“Itulah makanya hari ini  rombongan kami kesini. Kita siapkan betul-betul sesuai kondisi geografis yang ada dan kita manfaatkan semua yang ada di sini, ” terangnya.

Bahkan pihak Kementerian juga berharap jika nantinya ditemukan masih ada kawasan hutan yang rusak atau bolong-bolong pihaknya akan melakukan penanaman kembali dengan baik sehingga kembali hijau.

“Makanya perkembangan ini akan kami pantau terus seiring berjalannya pemindahan ibu kota negara di Kabupaten PPU ini, ” tuturnya kepada media ini.

Sementara itu PLT Sekretaris Daerah Kabupaten PPU Muliadi saat ditemui usai kegiatan ini mengatakan bahwa kunjungan Menteri LHK ini ingin melihat langsung bagaimana perkembangan lokasi Ibu Kota Negara di Kabupaten PPU, Kalimantan Timur, khususnya terkait penataan penghijauan yang ada di seputar IKN.

“Terkait lokasi atau titik pembangunan IKN memang masih dirahasiakan.  Tetapi sebagai keseriusan pemerintah, tahapan demi tahapan pembangunan pemindahan Ibu kota negara itu terus dilakukan oleh pemerintah pusat  sampai saat ini. Salah satunya melalui kegiatan kunjungan kerja hari ini, ” ungkap Muliadi kepada awak media.

Muliadi menambahkan bahwa penataan IKN di Kabupaten PPU ini benar-benar sesuai konsep yang di rencanakan yaitu mengutamakan penghijauan lingkungan yang ada. Oleh karenanya Kementerian LHK terus berupaya melakukan pemantauan terkait penghijauan yang ada di PPU.

” Pemerintah Daerah Kabupaten PPU sejauh ini  selalu siap dan mendukung langkah-langkah yang dilakukan oleh pemerintah pusat khususnya terkait penataan konsep  IKN yang baru ini di wilayahnya, ” pungkas Muliadi. (Humas/sr5)/bp5).

beritapenajam.net

Tinggalkan Balasan

Next Post

Pemkab PPU Terima Kunjungan DPRD Kabupaten Majene

Sel Apr 6 , 2021
BERITAPENAJAM.Net,-  Pembangunan dan penataan ruang Ibu Kota Negara (IKN) memastikan bahwa dengan konsep Green Smart City , proyek IKN ini menjamin tidak melakukan kerusakan pada kawasan konservasi hutan lindung serta binatang satwa yang di kawasan tersebut. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya Bakar beserta jajarannya melakukan peninjauan langsung […]
%d blogger menyukai ini: