Gracilaria di Manfaatkan Petambak Labangka dan Babulu Laut Demi Tingkatkan Pendapatan

BERITAPENAJAM.NET-Rumput laut Gracilaria atau biasa dikenal Sango-sango, kini mampu membantu perekonomian masyarakat pesisir khususnya petambak di Desa Labangka lepon berbatasan dengan Desa babulu laut, Kecamatam Babulu , Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Budidaya Gracilaria dilakukan dengan cara polikultur dengan ikan bandeng dan udang, hal tersebut diterapkan petambak karena keberadaan tiga organisme tersebut saling menguntungkan. Semang salah satu petambak yang membudidayakan alga merah itu menjelaskan, Proses pembudidayan yang mudah, serta kondisi pertumbuhan ikan bandeng saat ini sulit mancapai bobot yang diinginkan. Hal tersebut menjadi alasan petambak untuk mebudidayakan tumbuhan tersebut. “Baru aja saya mulai budidaya ini, disini ini cuma ikannya susah besar engga tau juga kenapa, makanya untuk tambah penghasilan saya mulai budidaya sango-sango ini, “ tuturnya, (10/09/2019).

Budidaya ini tidak hanya dilakukan didaerah tersebut, namun menurut informasi yang dihimpun tim beritapenajam.net petambak di daerah Desa babulu Laut juga melakukan budidaya tersebut untuk meningkatkan penghasilan.

Proses penanaman rumput laut Gracilaria, cukup muda bibit hanya perlu ditebar secara merata keseluruh tambak, jika perawatan yang diberikan cukup baik setelah sekitar dua bulan rumput laut sudah bisa di panen. Kemudian rumput laut di jemur di bawah sinar matahari sekitar satu hari.  Setelah itu sango-sango bisa ditimbang untuk dijual dengan harga Rp, 2.500 per kilogram (harga di pengepul). “ Ditebar aja bibit nya dihambur hamburkan kedalam tambak, kalau sudah, tungu sekitar dua bulan sambil dicek kondisi pertumbuhannya. kita angkat, lalu jemur, kalau sudah  kering tingal di jual” ujarnya

Gracilaria merupakan salah satu jenis rumput laut yang memiliki potensi cukup besar secara ekonomis, rumput laut jenis ini memiliki banyak manfaat , baik untuk kebutuhan pangan maupun non pangan. Dalam industri pangan rumput laut ini bisa dimanfaatkan sebagai sumber protein, vitamin dan mineral. serta menjadi sumber bahan baku industri agar-agar dalam negri. Tak heran mengapa Gracilaria menjadi komoditas yang dicari cari dunia.(edz/bp1)

beritapenajam.net

Tinggalkan Balasan

Next Post

Ibu Kota Negara Di PPU, Ini Tanggapan DPRD PPU Irawan Heru (Part 3)

Sel Sep 10 , 2019
BERITAPENAJAM.NET-Rumput laut Gracilaria atau biasa dikenal Sango-sango, kini mampu membantu perekonomian masyarakat pesisir khususnya petambak di Desa Labangka lepon berbatasan dengan Desa babulu laut, Kecamatam Babulu , Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Budidaya Gracilaria dilakukan dengan cara polikultur dengan ikan bandeng dan udang, hal tersebut diterapkan petambak karena keberadaan tiga […]
%d blogger menyukai ini: