Genjot Sektor Pertanian, Eksekutif Usulkan Program Rice Milling Dari 5 Raperda Disetujui

 

BERITAPENAJAM.Net- Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) akan menyertakan modal sebear Rp 26,9 Milyar untuk rincian rencana penggunaan anggaran investasi mesin dan peralatan, investasi tanah dan aset bangunan, modal pembelian gabah kepada petani dan over head pabrik. Seperti yang telah direncanakan oleh pemerintah sebelumnya yakni pembangunan pabrik Rice Miling diKecamatan Babulu Desa Sri Raharja.

Bupati Pemerintah Kabupaten (PPU), Abdul Gafur Mas’ud menjelaskan, melihat dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang masih berada dibawah angka Rp 50 milyar pertahun, sedangkan Sumber Daya Alam (SDA) Kabupaten PPU disektor pertanian merupakan yang terbesar di Kalimantan Timur (Kaltim). Maka Pemerintah Daerah Meminta dukungan dari Eksekutif untuk membuat Pabrik Rice Miling tersebut.

“Ini sudah disetujui mudahan tahun ini bisa berjalan dengan cepat, baik dan lancar. semoga ini menjadi berkah,” ujarnya. (09/07/2020)

Lanjut, dengan adanya pabrik penggilingan padi ini pihaknya berharap tidak adalagi transaksi yang dilakukan semaunya oleh pengkulak kepada masyarakat petani. Dan nantinya pabrik tersebut dapat mengkontrol harga jual gabah yang setujui, dan tentunya hal tersebut akan menjadi pendapatan daerah karena yang mengelolanya adalah perusahaan daerah.

“ Seandainya Rice Miling ini sudah ada maka harganya bisa kita atur,” tuturnya kepada awak media beritapenajam.

Akan tetapi pabrik yang akan berdiri di Kecamatan Babulu tersebut juga tidak lepas dari pro dan kontra, yang dimana dengan adanya pabrik tersebut akan menimbulkan potensi melumpuhkan usaha-usaha kecil masyarakat, seperti penggilingan padi kecil milik masyarakat dan para pengepul yang tidak memiliki fasilitas serta modal yang besar.

Diketahui dari informasi yang didapat Tim Beritapenajam.Net Rencana pembangunan pabrik tersebut sempat mengalami penolakan dari satuan pengusaha penggilingan beras.

Menjawab hal tersebut Bupati Yang akrab disapa AGM itu mengatakan, mengenai pengusaha pihaknya harus memahami persoalan yang ada terlebih dahulu, pasalnya banyak pengusaha penggiling padi di Kabupaten PPU akan tetapi kontrubusi PADnya tidak dirasakan.

Untuk menengahi permasalahan tersebut nantinya pemerintah akan melakukan semacam kerja sama kepada pengusaha yang ada agar tidak ada pihak yang dirugikan. Dirinya optimis hal tersebut tidak akan menjadi masalah karna pemerintah melalui Rice Miling tersebut juga akan menggandeng usaha milik masyarakat.

“Saya rasa itu bukan masalah karna ini tidak akan mematikan usaha milik masyarakat, nanti pengusaha tersebut juga akan bisa berinovasi dan berkerja sama dengan perusahaan daerah,” jawab Bupati Saat diwawancarai.

Sudah menjadi keharusan pemerintah untuk berada ditengah-tengah masyarakat, dengan hadirnya pabrik penghasil beras milik pemerintah itu diharap tidak hanya manis dalam ucapan sipetinggi daerah. namum dengan hadirnya Rice Miling tersebut dapat menjadi tumpuhan ekonomi yang baik bagi masyarakat dalam memberikan kesejahteraan. (edz)

beritapenajam.net

Tinggalkan Balasan

Next Post

Pelaksanaan Apel Tetap Utamakan Protokol Kesehatan

Jum Jul 10 , 2020
  BERITAPENAJAM.Net- Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) akan menyertakan modal sebear Rp 26,9 Milyar untuk rincian rencana penggunaan anggaran investasi mesin dan peralatan, investasi tanah dan aset bangunan, modal pembelian gabah kepada petani dan over head pabrik. Seperti yang telah direncanakan oleh pemerintah sebelumnya yakni pembangunan pabrik Rice Miling […]
%d blogger menyukai ini: