DPRD PPU Perjuangkan Peningkatan Penghasilan THL Kesehatan Lebih Layak

Anggota DPRD PPU, Sujiati Komisi II Bidang Perekonomian dan Kesejahtreraan Rakyat.

 

BERITAPENAJAM.Net‘- Resiko penularan tertinggi terpaparnya Corona Virus Disease 2019 (CoViD-19) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) saat ini terbilang cukup tinggi. Apalagi para tenaga medis yang menjadi pejuang garda terdepan dalam menangani hal tersebut. Terhitung hingga hari ini menurut data dari Satuan Gugus Tugas (Satgas) CoViD-19 PPU terdapat 92 kasus total terkonfirmasi positif corona. Sedangkan yang masih dalam perawatan tenaga medis maupuj melakukan isolasi mandiri 40 kasus.

Dengan adanya resiko penularan tertinggi bagi Tenaga Harian Lepas (THL) anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penajam Paser Utara (PPU) merespon hal tersebut, pihaknya akan memberikan angin segar kepada THL yang memiliki profesi dalam menangani pasien yang terpapar wabah virus ini.

” Ya kami melakukan RDP (Rapat Dengar Pendapat) dari beberapa pihak Direktur RSUD Ratu Aji Putri Botung (RAPB)  Penajam Paser Utara (PPU), Jense Grace dan Kepala Dinas Kesehatan PPU, dr Arnold Wayong untuk membuatkan acuan telaah staf perubahan peningkatan penghasilan THL,” ungkap anggota DPRD PPU Komisi II, Rabu (9/09/2020).

Perubahan peningkatan gaji terhadap THL yang berprofesi khusus dalam menangani pasien CoViD-19. ini menjadi pertimbangan anggota DPRD PPU melihat kinerja selama ini tenaga medis yang berisiko tinggi terkena virus tersebut.

” Jadi tidak bisa disamakan THL yang berprofesi khusus dan biasa, kita melihat tingkat THL yang bersiko tinggi dan tidak berisiko,” katanya.

Lanjut, anggota DPRD PPU Dapil (Daerah Pilihan) Waru-Babulu itu menjelaskan, Pertimbangan tersebut melihat dari sisi resiko bagi mereka yang melakukan aktifitas dilingkungan pelayanan kesehatan tentunya ada harapan perubahan peningkatan penghasilan.

Lebih jauh ia juga menjelaskan, dari pihak Rumah Sakit Umum Daerah Ratu Aji Putri Botung (RSUD RAPB) akan membuat telaah staff jika surat tersebut Sementara dari Ikatan Perawat Indonesia (IPI) siap untuk membuat surat itu menjadikan telaah staf.

” Kalau dibawah naungan  Dinas Kesehatan sudah dibuat telanstaff untuk peningkatan penghasilan THL Tenaga Medis,” ucap Sujiati ketika diwawancarai dikantor DPRD PPU.

Sedangkan, harapan dari pihaknya (IPI) ucap sujiati, apa yang telah disampaikan oleh ketua IPI terkait peningkatan penghasilan tersebut berada dikisaran Rp 2 juta hingga Rp 3 juta.

” Tergantung dari tingkatan jenjang pendidikan mereka (THL Kesehatan) ada D III dan S1, begitu pula dari perawat dan bidan perbedaanya disitu,” tutupnya (man5)

beritapenajam.net

Tinggalkan Balasan

Next Post

Giat Kampanye Masker, Kapolres PPU Minta Kesadaran Warga Dibangun Secara Kolektif

Kam Sep 10 , 2020
  BERITAPENAJAM.Net‘- Resiko penularan tertinggi terpaparnya Corona Virus Disease 2019 (CoViD-19) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) saat ini terbilang cukup tinggi. Apalagi para tenaga medis yang menjadi pejuang garda terdepan dalam menangani hal tersebut. Terhitung hingga hari ini menurut data dari Satuan Gugus Tugas (Satgas) CoViD-19 PPU terdapat 92 […]
%d blogger menyukai ini: