Bupati PPU Serahkan SK CPNS Bidan dan Tali Asih Pensiun

BERITAPENAJAM.Net– Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Yusran Aspar menyerahkan secara langsung Surat Keputusan (SK) Bupati PPU tentang Pengangkatan Tenaga Honor Bidan menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kepada 22 orang bidan di lingkungan pemerintah kabupaten PPU di Aula Lantai III Kantor Bupati PPU, Selasa (20/06/17).

Pada kesempatan tersebut, Bupati PPU juga menyerahkan santunan tali asih kepada 17 orang pensiunan/ purna bakti, santunan mutasi 2 orang serta santunan kematian kepada 6 keluarga PNS yang telah meninggal dunia.

Hadir pada kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah PPU Tohar, Asisten Administrasi Umum Alimuddin, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan pelatihan (BKPP) Surodal, Kepala Dinas Kesehatan Arnold Wayong, Kepala Dinas Kominfo Budi Santoso.

Dalam kegiatan tersebut, Sekda Tohar menyampaikan bahwa SK Pengangkatan CPNS untuk para bidan ini merupakan formasi yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan. Tohar juga melaporkan bahwa DPD Kopri PPU per Oktober 2016, baru saja disahkan dan dilantik. “Dalam kurun waktu kurang lebih 3 bulan, kami melakukan konsolidasi untuk menyusun kepengurusan dan mensahkan program kerja sampai dengan bagaimana membuat suatu urusan agar organisasi Korpri ini bisa hidup dan punya kepedulian antar sesama anggota Korpri,” jelas Tohar.

“Oleh karenanya, atas dasar rumusan-rumusan yang sudah diputuskan oleh pengurus Korpri, kemudian kita desimenasi kepada seluruh jajaran PNS melalui pimpinan SKPD, dan pada saat yang kami plenokan, diperolehlah keputusan-keputusan yang telah disepakati bahwa Korpri harus hidup, Korpri harus punya keberpihakan antar sesama anggota,” terang Tohar.

“Ini semua tidak Cuma-Cuma, perlu energy dan perlu masukan sehingga yang diputuskan adalah bagaimana kita memberikan sumbangsih terhadap organisasi ini. Oleh karena itu, diputuskanlah pada rapat pleno tersebut per golongan pangkat, untuk berkontribusi dengan diambil dari TPP para PNS dimana Golongan I sebesar 50 ribu, Golongan II 75 ribu, Golongan III 100 ribu dan Golongan IV 150 ribu. Sampai dengan saat ini, dana yang telah terkumpul dari potongan TPP ke – 4  tersebut, telah terkumpul dana kurang lebih sebesar  Rp. 1,4 M. Jadi yang pensiun, pindah dan meninggal itu direkap dan mendapat santunan pada hari ini,” lanjut Tohar.

“Dengan ini kita menunjukkan bahwa kita memiliki organisasi yang kita harapkan memiliki kepedulian. Di samping itu, kita juga bekerjasama dengan Lembaga Bantuan Hukum Universitas Balikpapan, dimana bagi para aparat pemerintah yang memiliki permasalahan-permasalahan hukum atau yang ingin berkonsultasi tentang tugas dan tanggung jawab yang berkesesuaian dengan aturan hukum, silahkan datang ke LBH tersebut,” jelas Tohar.

“Sesuai dengan hasil rapat pleno yang lalu, santunan tali asih yang disampaikan kepada para pensiunan telah ditentukan, dimana untuk golongan IV sebesar Rp. 5 juta, golongan III sebesar Rp. 4 juta, golongan II sebesar Rp. 3 juta, dan golongan I sebesar Rp. 2 juta,” kata Tohar.

Tohar juga menyampaikan ucapan selamat dan terima kasih atas sumbangsih yang telah diberikan kepada pemerintah oleh para purna tugas dan kepada teman yang melaksanakan mutasi ke luar daerah, mudah-mudahan dengan referensi yang telah didapatkan dari pemerintah kab.PPU, yang baik silahkan diteruskan ditempat yang baru dan yang buruk untuk ditinggalkan dan disimpan baik-baik sebagai pembelajaran.

Sementara, Bupati PPU Yusran Aspar menyampaikan selamat dan terimakasih kepada para pensiunan yang telah memberikan sumbangsih kepada pemerintah daerah, serta mengucapkan selamat kepada para tenaga honor bidan yang telah diangkat menjadi CPNS.

Yusran juga memberikan apresiasi kepada para pengurus Korpri yang telah memiliki kepedulian kepada para anggotanya terutama bagi yang telah pensiun, dimana kepada mereka diberikan santunan tali asih sebagai bentuk kepedulian dari Korpri. Yusran juga berharap kepada para pengurus Korpri untuk terus meningkatkan kreatifitasnya.

Yusran juga berharap kepada para bidan yang telah diangkat menjadi CPNS untuk terus berubah demi kemajuan daerah kita, karena banyak tuntutan masyarakat yang harus kita penuhi. Yusran mencontohkan, banyak sudah prestasi prestasi yang telah diraih oleh kabupaten PPU, diantaranya Penghargaan National Procurement Award dalam implementasi LPSE dan UPTD PU. Selain itu, saat ini listrik di daerah PPU sudah tidak byar pet lagi dan juga layanan PDAM sudah jauh lebih baik dari sebelumnya. Prestasi-prestasi tersebut harus terus ditingkatkan demi kemajuan kabupaten PPU.

Diakhir kegiatan, Tohar menambahkan terkait dengan apa yang disampaikan oleh Bupati PPU mengenai layanan PDAM saat ini, bahwa kualitas air PDAM yang ada saat ini, setelah dilakukan uji dengan beberapa sampel dari 9 air kemasan, hanya air dari PDAM kabupaten PPU dan Le Minerale yang lulus uji. Hal itu adalah berkat terobosan-terobosan yang dilakukan oleh PDAM dan Pemerintah Kabupaten PPU. (Humas5/nit).

 

Random Posts

Leave a Reply