BPJS Gelar Rapat Forum Komukasi Pemangku Kepentingan Utama Kabupaten PPU

BERITAPENAJAM.Net- Bertempat di ruang rapat Sekretaris Daerah, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) cabang Penajam Menggelar Rapat Forum Komukasi Pemangku Kepentingan Utama Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), kamis 13/04. Rapat yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Drs. H. Tohar, juga turut di hadiri oleh Kepala BPJS Cabang Balikpapan dr. Muhammad Fakhriza beserta pihak BPJS PPU, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan sipil, dan Kepala Badan Keuangan.

“Saat ini, berdasarkan data yang ada jumlah peserta BPJS penduduk PPU dari jumlah penduduk 170.268 orang yang telah terdaftar peserta BPJS baru menyampai 56% sedangkan sisanya 44% belum terdaftar walau data ini masih sementara,” jelas dr. Muhammad Fakhriza.

“Dan juga kepersertaan BPJS di badan usaha masih banyak yang belum mendaftarkan pegawainya atau karyawannya, berdasarkan data yang ada kami akan terus melakukan koordinasi guna meningkatkan kepatuhan mendaftar bagi badan usaha, kami sangat berharap kepada dinas terkait untuk dapat membantu dalam kepersertaan BPJS di badan usaha,” harap Riza.

Riza juga menambahkan bahwa saat ini pendaftaran BPJS telah dibuka di desa dan kelurahan jadi tidak perlu datang kekantor untuk melakukan pendaftaran. Tidak benar ada pernyataan membayar harus tiga bulan untuk mendaftar namun dalam proses membayar harus keseluruhan satu keluarga dengan aktifasi selama 14 hari” jelas Riza.

Dari laporan Dinas sosial, kurang lebih 61.000 penduduk PPU telah menerima BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) namun ada sekitar kurang lebih 6.000 penduduk PPU yang memiliki NIK ganda dan juga jaminan kesehatan yang seharusnya bukan perentukannya dianggap warga di luar PPU. “Kepada dinas terkait untuk dapat melakukan koordinasi guna menelusuri keberadaan dan kepastian kurang lebih 6000 warga tersebut, seharusnya warga kita yang belum dapat bisa dapat terutama yang benar-benar miskin tolong telusuri data ini,” harap Tohar.

Tohar menambahkan “Kami akan tetap mendorong kepada warga untuk mendaftar BPJS secara mandiri karena menurut data sampai bulan maret ini telah terdaftar sekitar kurang lebih 6.000 warga yang telah mendaftar BPJS mandiri.(Humas/Nit)

Random Posts

Leave a Reply