Al-Qur’an Unik Milik Bupati Jadi Perhatian Pengunjung MTQ

BERITAPENAJAM.Net- Ada hal unik yang bisa kita lihat dari pelaksanaan kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Propinsi Kalimantan Timur Ke- XXXIX di kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Pasalnya, dalam kegiatan tersebut terdapat benda-benda bersejarah milik Bupati PPU Yusran Aspar yang dipamerkan.

Benda- benda bersejarah tersebut diantaranya keris lembuswana Kerajaan Palawa India Selatan yang merupakan benda pusaka resmi Maharaja Kudungga sebagai Raja pertama Kerajaan Mulawarman, Al-qur’an berbahan baku daun lontar dan bersampulkan bahan tapas aren dari abad ke 15 masehi  yang diperkirakan berasal dari Kerajaan Samudra Pasai atau kerajaan Demak Jawa Tengah, pedang persia yang bermotif kaligrafi arab dengan daerah asal Babilonia, Persia yang diperkirakan masa pembuatan pedang ini adalah pada abad ke-9 dan juga sebuah tasbih antik yang konon merupakan tasbih milik dari Sunan Ampel.

“Pameran benda-benda bersejarah tersebut banyak mengundang perhatian para pengunjung yang datang. Mereka sangat antusias dengan benda-benda bersejarah tersebut. Banyak diantaranya yang bertanya-tanya tentang asal muasal Bupati PPU bisa memilikinya,” terang Sudirman Satpol Pamong Praja yang bertugas.

Salah seorang pengunjung, Nurdin mengatakan bahwa dia merasa takjub dan tidak menyangka bisa melihat Al-Qur’an dan benda-benda bersejarah lainnya yang dibuat beberapa abad lalu. Dia juga tidak menyangka jika Bupati PPU memiliki barang bersejarah tersebut. (Humas05/ Nit)

beritapenajam.net

Tinggalkan Balasan

Next Post

Kapolres PPU Ingatkan Warga Agar Waspada Terhadap Curanmor

Rab Mei 17 , 2017
BERITAPENAJAM.Net- Ada hal unik yang bisa kita lihat dari pelaksanaan kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Propinsi Kalimantan Timur Ke- XXXIX di kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Pasalnya, dalam kegiatan tersebut terdapat benda-benda bersejarah milik Bupati PPU Yusran Aspar yang dipamerkan. Benda- benda bersejarah tersebut diantaranya keris lembuswana Kerajaan Palawa […]
%d blogger menyukai ini: