Sel. Jul 16th, 2019

BERITA PENAJAM

Berita terkini benuo taka

AGM-Hamdan Lakukan Kunjungan Kerja di Kelurahan dan Desa

2 min read

AGM : Sidorejo Patut Jadi Contoh

Rangkaian Kunker Pemkab PPU diKelurahan dan Desa 

BERITAPENAJAM.NET-, Desa Sidorejo Kecamatan Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) merupakan  salah satu Desa berprestasi yang patut di apresiasi oleh Desa lainnya di  kabupaten PPU. Walau usianya baru sembilan tahun Desa Sidorejo mampu membangun daerahnya dengan baik dan patut menjadi jontoh bagi daerah lain.

“Ibarat manusia Desa Sidorejo bagaikan anak gadis yang masih cantik-cantiknya. Diusianya yang masih muda berbagai prestasi telah diraih, ini tentu patut menjadi contoh bagi Desa lainnya di PPU,” kata Bupati PPU, Abdul Gafur Mas’ud (AGM) disela-sela kunjungan kerja Pemerintah Daerah ke Desa itu, Selasa, (2/4) kemarin.

Hadir juga dalam kegiatan ini, Wakil Bupati PPU, Hamdam, Kepala Bappeda PPU, Alimuddin, Kadis PU, Puguh Sumitro, Kadis Kesehatan, Arnol Wayong, Kepala PDAM PPU dan sejumlah pejabat terkait di lingkungan PPU.

Ditambahkan AGM, Desa Sidorejo telah tertata rapi. Pembangunan diberbagai bidang telah terlihat nyata di Desa ini mulai sektor pertanian, perkebunan dan sebagainya. Bahkan kebersihan lingkungan Desa ini terlihat begitu diperhatikan.

“Wajar jika Kelurahan yang ada di wilayah ini merasa hiri dengan Desa Sidorejo. Diusianya yang baru sembilan tahun telah mampu menjadikan daerahnya maju diberbagai sektor pembangunannya,” bebernya.

Namun tambah dia, seluruh kelurahan di Kabupaten PPU juga tidak perlu kawatir dan cemburu dengan Desa yang memiliki anggaran lebih besar. Apalagi jika sampai mengusulkan untuk merubah status kelurahan menjadi desa. Dirinya berjanji kedepan segera menggelontorkan anggaran sebesar 300 Milyar setiap tahun bagi 54 Desa yang ada di PPU jika keuangan daerah telah berjalan dengan stabil.

Dijelaskan AGM,  APBD PPU beberapa tahun lalu pernah mencapai 2,5 Triliun. Namun di tahun 2018 kemarin APBD hanya tinggal sebesar 800 milyar maka ketika itu banyak sekali tunjangan profesi terpotong bahkan dihilangkan.  Ini terjadi karena daerah memang sedang mengalami defisit secara besar-besaran yang bukan merupakan kesalahan kepala daerah saat itu. Tetapi salah satunya karena ketentuan bagi hasil migas dari pemerintah pusat yang hampir semua dialami dan  terjadi di Kaltim.

“Alhamdulilah 2019 ini APBD kita naik kembali menjadi 1,6 Triliun. Namun saat ini kita fokus dulu kepada hutang-hutang daerah yang jumlahnya mencapai ratusan milyar dan  harus segera dilunasi. Insya Allah tahun berikutnya baru kita dapat fokus membangun dan semoga semua harapan masyarakat  kita dapat terpenuhi, “kata AGM.

AGM juga berharap kepada seluruh masyarakat Kabupaten PPU agar selalu mendukung program pembangunan pemerintah daerah sehingga pelaksanaan pembangunan dapat berjalan dengan baik. Dirinya menambahkan bahwa pemerintanh daerah akan prioritas terhadap pembangunan jalan kecamatan dan jalan pertanian yang ada di PPU.

“Syukur-syukur masyarakat mau menghibahkan tanahnya jika ada sebagian terkena titik pembangunan jalan umum, ini adalah amal jariah bapak-bapak. Jika semua masyarakat mendukung insya Allah pembangunan  pasti cepat terwujud, “pungkas AGM. (Humas6/BP02).

Tinggalkan Balasan

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.