Abrasi Muara Tunan Ancam Rumah Warga

salah satu rumah warga yang terdampak langsung akibat dari abrasi air laut di Muara Tunan (mn)

BERITAPENAJAM.Net,– Abrasi  terjadi di sekitar  Muara Tunan Kelurahan Tanjung Tengah Kecamatan Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus menggerus daratan perumahan warga sekitar, abrasi ini mengancam perumahan warga sekitar.

Perlu adanya perhatian dari pemerintah setempat untuk menyikapi hal ini, pasalnya pada saat air pasang beberapa rumah warga ada yang terendam air laut.

Ketika ditemui oleh wartawan beritapenajam,  Farida yang merupakan warga yang langsung terdampak dari abrasi mengatakan, abrasi tersebut sudah sejak lama, ia juga mengakui pihak pemerintah sempat melakukan tinjauan langsung kelapangan akan tetapi hingga saat ini belum menyikapi hal itu.

” Dulu pernah ada disini dari pemerintah sebelumnya, melakukan tinjauan tapi belum ada juga sampai sekarang,” bebernya

Farida yang akrab disapa Ida itu menjelaskan, abrasi terparah ini sudah sejak dua tahun terakhir pasalnya sudah ada rumah warga yang terendam ketika air laut pasang (nyorong)

” Semakin lama air ini kan semakin tinggi volumenya, abrasinya semakin meluas jadi ada rumah warga terendam,” ujar Ida yang juga merupakan pedagang klontongan itu.

Dirinya berharap, pemerintah setempat dapat menyikapi hal tersebut dikarenakan kejadian abrasi ini semakin parah jika tidak dilakukan penyiringan untuk menahan air laut pasang

” Kita berharap pemerintah bisa membuat siring disekitar muara sini, agar enggak ada lagi rumah yang terendam,” pungkasnya (mn).

beritapenajam.net

Leave a Reply

Next Post

Persoalan Abrasi, BPBD PPU Sudah Sampaikan ke BNPB

Fri Nov 27 , 2020
BERITAPENAJAM.Net,– Abrasi  terjadi di sekitar  Muara Tunan Kelurahan Tanjung Tengah Kecamatan Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus menggerus daratan perumahan warga sekitar, abrasi ini mengancam perumahan warga sekitar. Perlu adanya perhatian dari pemerintah setempat untuk menyikapi hal ini, pasalnya pada saat air pasang beberapa rumah warga ada yang terendam […]
%d bloggers like this: