Sarasehan Dalam Perayaaan HUT Satpol PP ke 67

BERITAPENAJAM.Net– Sarasehan yang dipandu oleh Nur ade Nani (Kabid Linmas Provinsi Kalimantan Timur) merupakan bagian dari acara HUT satpol PP ke 67 yang dihadiri seluruh kepala satpol PP Se Kaltim beserta staf, FKPD dan SKPD PPU, menghadirkan dua narasumber yakni Drs. Gede Yusa, Kepala satpol PP Provinsi Kalimantan Timur dan Bupati Penajam Paser Utara Yusran Aspar.

“Memahami kedudukan masing-masing peran dalam pembangunan dan juga memahami persoalan yang ada akan membantu menemukan langkah-langkah untuk mengantisipasi gangguan yang terjadi, terutama dalam hal pengentasan kemiskinan dan pengangguran yang ada disetiap daerah. Kemiskinan dan pengangguran merupakan persoalan yang dapat mengganggu ketertiban umum” terang Bupati Penajam Paser Utara  (PPU) Yusran Aspar dalam acara Sarasehan bertema menumbuh kembangkan kepekaan satuan polisi pamong praja terhadap perubahan sosial dengan prinsip Koordinasi, Integrasi dan sinkronisasi dalam menjaga dan memelihara ketertiban umum , bertempat di Aula Lantai I Kantor Bupati PPU Rabu (22/03).

“Kemiskinan dan pengangguran adalah masalah yang memerlukan langkah-langkah untuk mengantisipasinya sehingga tidak menjadi gangguan dan menimbulkan dampak yang lebih besar, Diantaranya adalah kebijakan kepala daerah yang kreatif, mempunyai terobasan besar dan benar-benar pro rakyat baik dari segi anggaran dan pembiyaan, apalagi melihat situasi seperti ini dimana APBD setiap daerah makin kecil namun bagi PPU tidak demikian, walau kecil tetap bisa melakukan pembangunan karena kebijakan-kebijakan yang pro dengan rakyat,kebijakan itu diantaranya pembentukan UPTD PU di setiap kecamatan dimana keputusan hanya sampai di camat dan dari hasil kebijakan-kebijakan itu berdampak sangat besar, rakyat ekonominya tetap berjalan contoh hasil perkebunannya dapat terjual dengan cepat dikarenakan pembangunan jalan usaha tani dan lainnya dapat terealisasi dengan cepat karena adanya UPTD PU” terang Yusran.

Dalam menjalani tugas pokok guna melindungi masyarakat yang ada di daerah, Gede Yusa Kasat Polpp Prov Kaltim menyebutkan, harus peka terhadap setiap perubahan sosial. Kepekaan terhadap perubahan sosial ini menurut dia akan membantu Satpol PP menemukan langkah-langkah untuk mengantisipasi gangguan yang terjadi di daerah. Sehingga, masalah tersebut tidak menimbulkan dampak yang lebih besar.

“Satpol PP harus peka terhadap setiap perubahan sosial yang terjadi di masyarakat sehingga kita dapat melakukan langkah-langkah antisipatif untuk menghindari dampak yang lebih besar, Satpol PP itu humanis dan harus mengedepankan deteksi dini, cegah dini dan mempunyai peran strategis, ketertiban dan keamanan di daerah dapat terwujud jika Satpol PP dapat meningkatkan kedisiplinan dan kinerja dengan baik” ujar yusa.

Kita juga harus terus melakukan koordinasi sampai ke daerah dan kepada OPD dan kepala daerah yang mempunyai kendala dalam hal penegaan perda atau membutuhkan pengamanan, berikanlah kami ruang dan kepercayaan agar kami terus belajar harap Yusa.(Hms)

beritapenajam.net

Tinggalkan Balasan

Next Post

Mustaqim MZ Hadiri Sewindu PT. SMI

Kam Mar 23 , 2017
BERITAPENAJAM.Net– Sarasehan yang dipandu oleh Nur ade Nani (Kabid Linmas Provinsi Kalimantan Timur) merupakan bagian dari acara HUT satpol PP ke 67 yang dihadiri seluruh kepala satpol PP Se Kaltim beserta staf, FKPD dan SKPD PPU, menghadirkan dua narasumber yakni Drs. Gede Yusa, Kepala satpol PP Provinsi Kalimantan Timur dan […]
%d blogger menyukai ini: