Produktivitas Beras Surplus PPU Mampu Suplai Keluar Daerah

Kepala Dinas Ketahanan Pangan PPU, Surito

 

BERITAPENAJAM.Net,- Luas lahan tanam produktivitas dalam sektor pertanian Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mencapai 18.000 hektare hingga 21.000 hektare. Hal ini menjadi penunjang ketahanan pangan untuk pasokan beras yang berada dalam daerah.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Surito mengungkapkan, ketersediaan dan kebutuhan pangan pada bulan Juni 2020 ini jumlah pasokan beras yang merupakan bahan pangan pokok sebanyak 11.549 ton dengan jumlah kebutuhan 1.299 ton/bulan.

“Sementara kebutuhan setahun warga PPU itu sebanyak 17.000 ton, jadi sebenarnya setiap tahun kita itu surplus” tuturnya Kamis, (18/06/2020)

Ia menjelaskan, untuk satu komoditas bahan pangan tersebut sudah sangat tercukupi dalam kebutuhan konsumsi warga PPU dalam setahun, bahkan ia juga mengakui PPU mampu mensuplai komoditas bahan pangan beras ke luar daerah sekitar PPU.

“PPU mampu memberikan suplai daerah sekitarnya, termaksud Balikpapan, Samarinda dan Kabupaten Paser dan sebagian ke Kalimantan Selatan (Kal-sel),” terang Surito.

Lanjut Kadis Ketahanan Pangan, dengan jumlah luas lahan yang ada ini diharapkan nantinya dapat memberikan dukungan terhadap ketersediaan pangan khusus komoditas beras.

“Harapannya di tahun berikutnya persoalan jumlah produktivitas beras ini dapat ditingkatkan, khususnya dalam ketersediaan ketahanan pangan yang di PPU,” harap Surito ketika diwawancarai media online beritapenajam

Surito juga menyatakan, dengan jumlah pasokan beras yang ada saat ini ia memastikan cukup dalam setahun hingga periode panen berikutnya, selebihnya pemerintah melakukan ekspor keluar daerah.

“Pada kenyataannya saat ini beras dalam daerah melalui peran bulog beras kita ini sampai ke Kalimantan Utara,” terangnya

Sementara untuk kendala pendistribusian atau pensuplaian bahan pangan selama ini tidak ada kendala semua dapat diakses melalui jalur darat.

“Hanya saja daerah yang akses jalanya belum sempurna kami butuh proses berhari hari agar bisa tembus ke daerah itu seperti jenebora dan pantai lango apalagi kalau hujan,” beber Kadis Ketahanan Pangan.

Ia juga menambahkan, terkait bahan komoditas lainya seperti cabai rawit atau lombok dan bawang merah saat ini hingga satu bulan kedepan dipastikan pasokan masih aman.

“Untuk stock cabe rawit kurang sekitar 62 ton cukup untuk satu bulan kedepan, sementara bawang merah tercatat sebanyak 39 ton yang tersebar di empat (4) Kecamatan yang di PPU, sehingga ketersediaan kedua stock tersebut masih cukup dalam satu bulan kedepan,” pungkasnya (syahidr5)

beritapenajam.net

Tinggalkan Balasan

Next Post

Dua Pasien CoViD-19 di PPU Kembali Dinyatakan Sembuh

Kam Jun 18 , 2020
  BERITAPENAJAM.Net,- Luas lahan tanam produktivitas dalam sektor pertanian Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mencapai 18.000 hektare hingga 21.000 hektare. Hal ini menjadi penunjang ketahanan pangan untuk pasokan beras yang berada dalam daerah. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Surito mengungkapkan, ketersediaan dan kebutuhan pangan pada bulan Juni 2020 ini jumlah pasokan […]
%d blogger menyukai ini: