PPU Jadi Ibu Kota Negara, Ini Komentar Warga

BERITAPENAJAM.NET-Dengan diumumkaNnya wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) bersama Kutai Kartanegara (Kukar) sebagai  wilayah ibu kota negara oleh Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu, tim beritapenajam.net  melakukan tinjauan langsung kesebagian masyarakat yang ada di empat kecamatan di PPU.

Syamsul warga Penajam mengungkapkan bahwa hal tersebut harus diterima, pasalnya hal itu sudah diputuskan. “Kita ini cuman masyarakat, kecil mas. Ibu Kota Negara pindah ya kita harus terima dan mempersiapkan diri. Dan kita berdoa semoga ini jadi berkah untuk kita semua,” ucapnya.

Dirinya hanya berharap agar masyarakat PPU dapat diberikan peran dalam proses pembanguan ibu kota negara. “Kita ini sudah tua, harapan kita peluang usaha dan kesempatan juga diberikan ke orang-orang PPU ya generasi kita,” ujar pria yang berumur 49 tahun itu, Selasa (27/8/2019).

Pemindahan ibu kota negara ini juga direspon sama dengan Ady salah satu warga Kecamatan Waru dirinya mengatakan bahwa hal tersebut cukup mengejukan dirinya. “Siap tidak siap kita harus siap, tapi kita berharap menghadapi ini, pemerintah daerah dapat membantu pemuda-pemuda seperti saya untuk meningkatkan kemampuan untuk bersaing sebelum pemindahan itu  dilakukan,” harapnya.

Ahmad Muhibullah Warga Desa Api-api menjelasakan bahwa pemerintah harus hadir untuk meningkatkan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) demi menghadapi arus perpindahan ibu kota negara. “Ini berita baik, banyak posistifnya. Pembangunan kita inssyAllah akan pesat, tapi kita juga harus siap dengan SDM yang mempuni. Dan pemerintah kita harap dapat membantu ini,” ujarnya.

Herman Warga Babulu (Sebakung) mengatakan bahwa pindahnya ibu kota negara akan membuka peluang usaha dan pekerjaan untuk masyarakat. “Mamang banyak dampak posistif dan negatif, tapi yang jelas kalau perencanaan pemerintah baik dampak positif yang lebih banyak akan kita rasakan. Posisi kita saat ini hanya menerima, pemerintah punya pertimbangan besar pastinya untuk pindakan ibu kota kita di PPU. Dan yakin ini jadi berkah buat kita semua,” ucapnya.

Abdul Rahman Wahid salah satu Anggota DPRD PPU Dapil Sepaku yang baru-baru ini dilantik mengungkapkan bahwa hal itu harus menjadi memotifasi untuk masyarakat, agar dapat berbuat lebih baik. “Sebenarnya kita bangga  daerah kita  terpilih jadi  ibu kota negara cuman kita juga mesti siapkan SDM sehingga kedepan kita tidak jadi penonton di kampung kita sendiri,” ucapnya.

Dari beberapa komentar yang dihimpun tim beritapenajam.net dilapangan hal ini dapat disimpulkan bahwa hal itu disambut cukup baik, namun perpindahan ibu kota negara harus dibarengi dengan SDM yang siap bersaing agar masyarakat dapat mengambil peran.(bp1/rhmn/bp2)

beritapenajam.net

Tinggalkan Balasan

Next Post

Kemaru, Penghasilan Petani Gula Aren Menurun Drastis

Sel Agu 27 , 2019
BERITAPENAJAM.NET-Dengan diumumkaNnya wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) bersama Kutai Kartanegara (Kukar) sebagai  wilayah ibu kota negara oleh Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu, tim beritapenajam.net  melakukan tinjauan langsung kesebagian masyarakat yang ada di empat kecamatan di PPU. Syamsul warga Penajam mengungkapkan bahwa hal tersebut harus diterima, pasalnya hal itu sudah […]
%d blogger menyukai ini: