Pemkab PPU Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Sulteng

BERITAPENAJAM.Net– Bantuan kemanusiaan  bagi korban bencana Gempa dan tsunami di kota Palu, Sidi dan Donggala dikirim lagi, bantuan kali ini merupakan banutuan gelombang ke dua yang sebelumnya sebanyak 5 Truk bantuan pakaian dan obat-obatan kemudian menysul bantuan kedua sebanyak 15 truk bantuan kemanusiaan yang dibutuhkan bagi korban bencana di Provinsi Sulawesi Tengah, iring-iringan belasan kendaraan pengangkut bantuan dilepas Bupati Penajam Paser Utara (PPU) H Abdul Gafur Mas’ud (AGM) di halaman Kantor Bupati Senin (15/10).

Bupti PPU AGM didampingi Sekretaris Daerah Kabuptaen PPU H Tohar dan pejabat Forum Pimpinan Daerah beserta unsur pemerintah lainnya, Sekda Tohar menjelaskan bahwa  dana terhimpun dari posko induk yang sumbernya dari seluruh komponen masyarakat Kabupaten PPU bernilai Rp 288,448 Juta dikonfersi ke makanan berupa beras sebanyak 20 ton, pemrintah mengambil langkah bahwa beras yang ada di petani ada yang belum terserap oleh Bulog Kabupaten PPU sehinngga semua beras petani terserap habis dan ini kita salurkan sehingga kedua-duanya baik petani dan korban bencana men dapat kemaslahatan.

Barang-barang bantuan yang dikirim adalah berupa Bahan makanan, minuman, pakaian dan obat-obatan, 121 doz mi instan, 100 doz air mineral, 10 doz susu bayi, 16 doz pempers bayi, 9 paket obat-obatan, 9 lembar terpal, 10 lembar karpet, pakaian 1605 karung dan sejumlah beras yang diberikan langsung oleh masyarakat secara natural, 1450 kilogram,

Kemudian dari dana tersebut itu untuk biaya mobilisasi baik dari Babulu ke Halaman Kantor Bupati dan dari Kantor Bupati menuju pelabuhan very ke Balikpapan, biaya kapal menuju Palu, Sidi dan Donggala, operasional buruh, pendirian posko di kawasan bencana, biaya operasional keseluruhan sebesar Rp 34,2 Juta.

Dikesempatan yang sama Bupati PPU H Abdul Gafur Mas’ud menambahkan menyamapaikan ungkapan terimakasih kepada seluruh massyarakat Kabupaten PPU yang telah menyisihkan rezekinya membantu saudara-saudara yang atertimpa bencana Gempa dan tsunami di Palu, Sidi dan Donggala Sulteng,” sebagaimna kita ketahui bahwa tiap-tiap saudara kita mengalami musibah laksana diri kita pula yang mengalaminya sakitnya, mereka disana tentu merasakan musibah itu dalam perasaan yang sangat tidak nyaman, dengan demikian kitapun di PPU harus ikut merasakannya,” ungkap AGM.

“Semoga masyarakat Palu, Sidi dan Donggala bisa bangkit kembali, perlu diketahui bahwa kami sekeluarga di rumah jabatan Bupati setiap malam selalu mendoakan saudara-saudara kita yang tertimpa musibah, dengan ini semoga apa yang telah kita berikan untuk meringankan beban mereka, pemerintah dan masyarakat Kabupten PPU mendapatkan keberkahan dari
Allah SWT,” harap AGM, (iskandar)

Random Posts

Leave a Reply