Kemarau Melanda, Penghasilan Pembudidaya Tambak Ikan dan Udang Turun Hingga Rp. 25 Juta

BERITAPENAJAM.NET- Musim kemarau berdampak pada penghasilan  pembudidaya tambak ikan dan udang, hal ini menyebabkan hasil panen tambak menurun drastis. Kondisi ini terjadi di Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Pada saat konda  (kondisi dimana air laut surut), ini meyebabkan air laut tidak sampai ketambak. Hal ini diperparah suhu panas yang tinggi membuat debit air di dalam tambak berkurang.

“Sekarang ini air pasang sangat kecil jadi seperti konda berkepanjangan, ini sudah ada satu bulan tidak masuk air di tambak. Ya ini pengaruh  musim kemaru jadi nya ya seperti ini, tambak kita kering,”ucap Anwar pemilik tambak. (28/08/2019)

Kondisi tersebut tentunya mempengaruhi hasil panen yang biasanya manghasilkan rata rata Rp. 40 juta menjadi Rp. 15 juta sekali pane dengan hitungan kotor (pupuk dan pakan ikan), dengan luwas kisaran enam hektar, artinya pemilik tambak mengalami penurunan mencapi Rp 25 juta disetiap panen. Hal tersebut diungkapkan Anwar yang memiliki tambak seluwas enam hektar.

“Biasanya mas, penghasilan saya sekali panen bisa sampai Rp. 40-50 juta, tapi untuk bulan seperti ini paling sekitar Rp.10 – 15 juta/ tiga bulan,” tutup Anwar.(Edz/bp1)

beritapenajam.net

Tinggalkan Balasan

Next Post

Bupati AGM Dan LAP Sambut Ibu Kota Baru Di Tanah Benuo Taka

Rab Agu 28 , 2019
BERITAPENAJAM.NET- Musim kemarau berdampak pada penghasilan  pembudidaya tambak ikan dan udang, hal ini menyebabkan hasil panen tambak menurun drastis. Kondisi ini terjadi di Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Pada saat konda  (kondisi dimana air laut surut), ini meyebabkan air laut tidak sampai ketambak. Hal ini […]
%d blogger menyukai ini: